Seluma – Derasnya gelombang pengunjung pada H+ 2 Idul Fitri 1442 H ke pantai Seluma, membuat petugas Satgas Covid-19 Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, kewalahan, walaupun beberapa pemuda Desa Pasar Seluma terlihat sangat antusias membantu Satgas Covid-19 memperingati pengunjung dan meminta untuk putar arah, namun pengunjung tetap tidak menggubris nya. Jum’at ( 14/5/2021 )

Hertoni Kepala Desa ( Kades ) Pasar Seluma, saat dikonfirmasi terkait membeludak nya kunjungan masyarakat tersebut, membenarkan kunjungan itu dan selaku Kades Ia mengucapkan permohonan maaf atas ketidak mampuan pihaknya menahan serbuan pengunjung tersebut
” Semuanya sudah berkerja sesuai prosedur, namun apa hendak dikata, walaupun sudah dibantu beberapa pemuda setempat, kami tetap tidak mampu menahan derasnya gelombang pengunjung, kalaupun kami tetap ngotot menahan agar pengunjung tidak melanjutkan tujuannya, mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kepada pemuda setempat kami ucapkan terimakasih banyak atas bantuannya ” Katanya
Saat ditanya oleh Awak Media pensiljurnalis.my.id apakah ada pengunjung yang berasal dari luar daerah, Hertoni meyakini kalau pengunjung yang datang itu semuanya masih berasal dari Kabupaten Seluma
” Saya yakin, pengunjung yang datang hari ini semuanya masih berasal dari Kabupaten Seluma, tapi saya tidak bisa meyakinkan kalau sampai hari minggu tetap dibuka, Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Pasar Seluma, agar tetap mentaati peraturan pemerintah, karena itu demi kebaikan bersama ” Tutupnya
Selanjutnya, Antoni Salah pemuda Desa Pasar Seluma yang ikut membantu Satgas Covid-19 tersebut saat ditanya apa yang membuat mereka berani mengambil resiko melibatkan diri untuk memperingati pengunjung, tanpa ada permintaan bantuan dari Satgas Covid-19 Desa Pasar Seluma
” Selaku pemuda setempat, melihat Satgas Covid-19 yang kewalahan menegur dan menahan pengunjung, Saya rasa tidak usah dimintai pertolongan terlebih dahulu, selagi demi kebaikan bersama untuk apa kita takut ” Tegasnya ( Do )





