pensiljurnalis.my.id, Seluma – Sesuai rencana kerja tahun sebelumnya, setelah melalui serangkaian rapat musyawarah dan dituangkan kedalam RKPDes, Selasa (22/4/2025) Pemerintah Desa Bakal Dalam, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menggelar pra pelaksanaan kegiatan dan dilanjutkan titik nol.
“Hari ini kita resmi membuka pelaksanaan Titik Nol pembangunan jembatan gantung permanen dengan panjang 32 Meter, dan lebar 1,5 meter yang bersumber dari Dana Desa tahun 2025. Ini menandakan bahwa di mulainya pembangunan Jembatan gantung permanen Desa Bakal dalam,” sampai Hendri Saputra, S.H, Kepala Desa Bakal Dalam.
Dijelaskannya, sesuai dengan tema sentral pertanian, jembatan gantung yang kegiatan pekerjaannya akan segera dimulai itu diyakini serta diharapkan dapat menunjang akses pertanian warga Desa Bakal Dalam.

“tentunya dengan harapan, setelah jembatan ini rampung roda perekonomian warga Desa Bakal Dalam kedepan dapat semakin lebih baik, yang dulunya kesulitan mengangkut hasil pertanian, kedepannya akan lancar,” tuturnya.
Kades Bakal Dalam itu juga berharap kepada seluruh unsur yang hadir, pada saat kegiatan dan proses pengerjaan fisik berjalan nanti kiranya untuk mengawasi dan menyampaikan masukan agar hasil pengerjaan jembatan gantung yang dikerjakan sesuai dengan harapan dan RAB.
“mohon kepada seluruh masyarakat mari kita bersama-sama menjaga mengawasi pekerjaan dan ketertiban didesa sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera,” tandasnya.
Ditambahkannya, Ia berharap semoga mulai dari pra pelaksanaan dan titik nol hingga kegiatan pekerjaan jembatan gantung ini nantinya dinyatakan rampung tidak terdapat kendala dan halangan yang berarti.

“kita sama-sama Berdo’a, semoga kegiatan yang kita mulai dengan bismillah ini nanti akan selesai dengan allhamdulilah serta sesuai dengan harapan warga Desa Bakal Dalam.” tutupnya.
Dilokasi yang sama, Reza Muftadi, Camat Talo Kecil, secara singkat menyampaikan harapan untuk sama-sama mengawasi kegiatan tersebut dan berpesan supaya selalu kompak dan solid.
“ini adalah suatu pertolongan bagi masyarakat yang khususnya perkebunannya ada di seberang sungai, kalau selama ini dikala musim hujan dan hujan lebat harus menunggu arus sungai mengecil supaya bisa di lalui, kedepan insya allah tidak lagi. Demi kepentingan bersama dan pembangunan desa, pesan Saya Tetap kompak selalu dan solid,” sampainya.
Sementara itu, melalui kajian teknis dan analisanya, Trimulyono, pendamping desa Bakal Dalam menyampaikan, bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya akan memudahkan akses transportasi bagi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang besar bagi daerah.
“Dengan adanya jembatan ini, warga tidak perlu lagi memutar jauh, dan mereka akan menikmati keindahan jembatan gantung yang menjadi ikon baru di wilayah ini,” singkatnya mengakhiri.
Untuk Diketahui pada kegiatan tersebut di hadiri Kepala Desa Bakal dalam Hendri Saputra, S.H, Sekdes Ronal, Camat Talo Kecil Reza Muptadi S.ip, Perangkat Desa, Ketua BPD Epan Putra Wijaya, Pendamping Desa Trimulyono, Tokoh Masyarakat Desa dan Babinsa.
Pewarta : Renaldi/Nanang
Editor : Do





