pensiljurnalis.my.id, Seluma – Sejalan dan selaras dengan misi nasional dalam mewujudkan kemandirian desa melalui pemanfaatan potensi lokal, Pemerintah Desa (Pemdes) Pasar Talo, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu melaksanakan program ketahanan pangan berbasis kemandirian desa.
Dinilai sektor ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan diyakini mampu menjadi penopang ekonomi masyarakat desa.
Yusran, Kepala Desa Pasar Talo menjelaskan bahwa program ketahanan pangan desanya untuk tahun 2025, difokuskan pada sektor peternakan sapi sebanyak delapan (8) ekor yang langsung dikelola oleh BUMDes (Maju Bersama).
“Melalui Dana Desa, kami melaksanakan program ketahanan pangan dengan membangun sistem pengembangan peternakan rakyat, yakni penggemukan sapi. Pencairan dana khusus ketahanan pangan tahap 1 ini kami masih proses pembelian sapi sesuai kapasitas ukuran kandang yang ada,” kata Yusran.

Dipaparkan Yusran, bahwa gagasan tersebut, berbanding lurus dengan potensi lokal desa Pasar Talo, Selain demi maksimal menjalankan program ini, pihaknya akan gelar pelatihan bagi petani dan peternak, serta pembentukan kelompok tani dan ternak sebagai wadah pengelolaan yang berkesinambungan.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan memastikan ketersediaan pangan lokal,” ujarnya.
Dengan penuh senyum, Direktur Badan Usaha Milik Desa BUMDes (Maju Bersama) Desa Pasar Talo, Bambang Ari Purnama, turut menegaskan komitmennya, dalam mensukseskan program tersebut.
“Alhamdulillah, saat ini proses pembelian sapi lokal sudah selesai dan sapinya sudah sampai. Kami minta dukungan semua masyarakat, agar program ini sama-sama kita sukseskan,” pintanya.



