pensiljurnalis.my.id, Seluma – Aksi oknum warga membabat hutan yang masuk cagar alam wilayah Pasar Talo untuk dijadikan lahan pertanian maupun kebun kelapa sawit semakin menjadi-jadi.
Baru-baru ini, berdasarkan informasi yang diperoleh awak media pensiljurnalis dilapangan, pembalakan hutan cagar alam wilayah Pasar Talo tepatnya di desa Penago Baru, Kecamatan Ilir Talo, sudah berlangsung lumayan lama lantaran bibit kelapa sawit yang ditanam sudah hidup.
Salah satu tokoh masyarakat desa sekitarnya yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, terjadinya pembalakan hutan Cagar Alam Wilayah Pasar Talo tersebut dikarenakan petugas BKSDA itu sendiri yang tidak tegas dalam menindak lanjuti.
Sebab menurutnya, apabila petugas BKSDA menindak tegas pelaku perambah hutan cagar alam di wilayah tersebut, maka Dirinya bisa memastikan tidak akan ada lagi oknum warga yang berani membabat hutan cagar alam.
”kita lihat saja, disepanjang pinggir pantai hutan cagar alam sudah banyak menjadi kebun kelapa sawit, dan itu dibiarkan saja oleh petugas BKSDA. Bahkan lucunya alih-alih menertibkan, saya lihat di sosial media petugas BKSDA malah lebih menghalangi kepentingan umum gotong royong warga seperti kurang kerjaan,” celetuknya.


