”jadi perawatan dan pemeliharaan harus mulai dilakukan sejak tanaman jagung masih dalam fase bibit hingga mencapai dewasa. Hendaknya pemupukan yang pertama diberikan pada saat tanaman belum ditanam,” jelasnya.
Dikatakannya juga, untuk pengendalian hama dan penyakit selanjutnya tergantung dari intensitas serangan. Hama yang biasa menyerang tanaman jagung yaitu belalang, ulat tongkol, pengerek, ulat daun, ulat grayak, serta lalat bibit. Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman jagung adalah bulai, gosong, busuk batang dan lain-lain.
”Kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama dan penyakit dapat menyebabkan kerusakan hingga kematian pada tanaman. Pengendalian hama dan penyakit pada saat tanaman jagung hanya dilakukan pada saat tanaman masih kecil,” tukasnya.
Rahnaludin, salah satu warga desa Cugung Langu, mengucapkan rasa Terimakasih yang tak terhingga kepada pemerintah Desa Cugung Langu yang telah mengundang warga ke kantor Desa demi mendengarkan suatu pembelajaran Tentang tata cara penanaman dan pemeliharaan jagung serta pemeliharaan Hewani.
”semoga kedepannya pemdes Cugung Langu kompak selalu dan solid demi kemajuan desa Cugung Langu,” ucapnya singkat.
Untuk diketahui, dalam Kegiatan Bimtek di Aula Kantor Desa Cugung Langu, tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Cugung Langu Tozonnirwan, Sekdes, Ketua BPD dan anggotanya, Kapolsek Semidang Alas Anuar Simanjuntak, S.H, Camat Semidang Alas Sudarto S.km, Sekcam Rustam Effendi, Pendamping Desa, Perangkat Desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh masyarakat dan Tamu undangan lainnya.
Pewarta : Renaldi
Editor : Do


